October 6, 2026

Sorotan ke Jay Herdman, Pengamat Minta Sang Pemain Buktikan Kualitas di Bali United

0
Sorotan ke Jay Herdman, Pengamat Minta Sang Pemain Buktikan Kualitas di Bali United

Bergabungnya Jay Herdman di Bali United untuk mengarungi Super League 2026-2027 mendapat perhatian. Statusnya sebagai putra John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, membuat kedatangannya jadi sorotan.

Namun, faktor tersebut dinilai tidak seharusnya menjadi fokus utama.

Pengamat sepak bola nasional, Gita Suwondo, menilai pemain berusia 22 tahun itu memiliki kesempatan untuk membuktikan kualitasnya bersama Bali United.

Bali United dianggap sebagai tempat tepat bagi pemain muda tersebut untuk menunjukkan kemampuannya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Jay Herdman sendiri telah merasakan debut bersama Bali United ketika menghadapi Persib Bandung pada laga pamungkas Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/8/2026) lalu.

Ia masuk pada babak kedua dan mendapatkan sekitar 11 menit bermain.

Meskipun di laga debutnya ia juga melakukan kesalahan mengantisipasi bola silang Mariano Peralta yang menyebabkan Persib menyamakan kedudukan jadi 2-2 lewat Balsa Sekulic.

Bali United Jadi Panggung Pembuktian, Status Anak Pelatih Bukan Jaminan
Bagi Gita Suwondo, kesempatan bermain di klub kebanggaan warga Bali harus dimanfaatkan Jay Herdman untuk menunjukkan bahwa dirinya memang memiliki kualitas layak untuk bersaing di level profesional.

“Menurut saya sih yang harus membuktikan Jay Herdman ya apakah dia benar-benar bagus atau tidak. Bali United kan salah satu tempat di mana dia bisa membuktikan dirinya bagus, klub yang bukan papan atas lagi dan bukan papan bawah tapi papan tengah,” tutur pengamat yang biasa disapa Bung GAZ itu kepada Kompas.com

Menurutnya, pemain kelahiran Selandia Baru itu tidak cukup hanya mendapatkan kesempatan bermain sebagai pemain pengganti dan perlu bekerja keras agar mampu mendapatkan tempat di starting XI.

“Kemungkinannya masih bisa dan kalaupun sekarang cadangan dia harus buktikan dia bisa jadi pemain inti. Tidak hanya main sebentar seperti melawan Persib,” imbuhnya.

Jay Herdman memang memiliki latar belakang yang membuat kedatangannya ke Indonesia mendapat perhatian lebih. Ia merupakan anak tertua John Herdman, pelatih asal Inggris yang kini menangani Timnas Indonesia.

Situasi tersebut kemudian memunculkan pembicaraan mengenai kemungkinan adanya faktor nepotisme.

Tetapi, persoalan tersebut tidak perlu dibesar-b”Kalau banyak kritik pastilah di kita kan sering dibilang itu nepotisme-nepotisme. sering dibilang bagian dari korupsi dan nepotisme,” kata Gita Suwondo.
esarkan selama ia mampu menunjukkan kualitasnya di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *